Allah Selalu Menjawab Dan Mengabulkan Doa HambaNya

Bila anda mempunyai pendengaran supersonik seperti halnya tokoh superhero fiktif Superman, anda setiap hari akan mendengar doa setiap orang di seluruh dunia. Dimana setiap hari doa selalu dipanjatkan untuk mendapatkan jalan keluar dan solusi dari sebuah permasalahan hidup yang dialami oleh seseorang.

Doa berisikan tentang keinginan dan harapan setiap orang yang berkenaan dengan kehidupan, baik untuk saat ini mau pun di masa yang akan datang. Dan Allah selalu menjawab dan mengabulkan doa hambaNya.

Seperti firman Allah yang berbunyi :  “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.” (QS Al-Mu’min 60)

Dan Sabda Rosulullah yang berbunyi :  “Sesungguhnya doa bermanfaat bagi sesuatu yang sedang terjadi dan yang belum terjadi. Dan tidak ada yang bisa menolak takdir kecuali doa, maka berpeganglah wahai hamba Allah pada doa”.(HR Turmudzi dan Hakim)

Dari firman Allah dan Sabda Rosulullah diatas sudah jelas bagaimana Allah selalu menjawab dan mengabulkan doa hambaNya dan apa manfaat dari kekuatan doa.

Doa merupakan bagian dari ibadah, selain itu doa juga merupakan sebuah dialog antara seseorang dengan Allah. Karena doa juga merupakan dialog dengan Allah, jadi berdoalah dengan hati (batin). Sebuah dialog bisa terjadi apabila hati (batin) sudah menyatu.

Allah selalu memberikan jawaban atas doa hambaNya. Untuk bisa mengetahui, mengerti dan memahami atas jawaban Allah dari sebuah doa, seseorang harus peka dengan jawaban Allah. Dimana jawaban Allah berupa isyarah atau petunjuk yang hanya bisa diterima atau ditangkap oleh hati (batin).

Terapi Dzikir di dalam Riyadhoh Ayat Kursi salah satu manfaatnya adalah untuk mengasah kepekaan batin atas isyarah atau petunjuk Allah dari doa yang dipanjatkan oleh Pengamal. Disinilah peran penting istiqomah dan tumakninah dalam Riyadhoh. Selain itu terapi dzikir juga untuk menambah amal baik dan mengurangi dosa.

Bila sampai saat ini doa masih juga belum terkabul itu berarti masih banyak dosa atau amal buruk dibandingkan dengan amal baik, itu sisi dunia. Di sisi akhirat surga dan neraka bergantung dari lebih banyak mana amal buruk (dosa) dan amal baik (pahala).

Jadi wajar apabila seseorang yang amal baiknya lebih banyak selalu diberi kemudahan dan kelancaran untuk terkabulnya doa yang dipanjatkan. Dan istiqomah serta tumakninah dalam Riyadhoh secara otomatis akan menambah nilai amal baik atau pahala sehingga memudahkan dan melancarkan doa terkabul.

Sebenarnya tidak ada doa yang tidak terkabul dengan syarat dan ketentuan berlaku amal baik lebih banyak dari amal buruk. Yang ada adalah doa yang tertunda. Karena Allah pun di dalam mengabulkan doa juga melalui sebuah proses. Oleh karena itu setelah selesai terapi dzikir kemudian dilanjutkan dengan terapi doa khusus serahkan kepada Allah untuk mengatur proses terkabulnya doa. Karena bagaimana pun Allah juga mempunyai Hak Prerogatif untuk proses terkabulnya doa.

Doa merupakan kunci sukses dan solusi sukses dari semua aspek permasalahan dalam kehidupan. Karena dibalik Kesuksesan dan Keberhasilan seseorang selalu ada Aspek Spiritual dan ikhtiar batin yang menyertainya.

Semoga bermanfaat…

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini.