Berburu Ilmu Khodam Rijalul Ghaib

ayatkursi.com-ayatkursi.wordpress.com-khodam-khadam-ilmu khodam-ilmu khadam-ilmu khodam rijalul ghaib-rijalul ghaib-sedekahDi era modern dengan segala kecanggihan teknologi ternyata tidak juga memupus keinginan seseorang untuk belajar dan berburu ilmu khodam rijalul ghaib. Bagi remaja dan anak muda dengan belajar dan berburu ilmu khodam rijalul ghaib mempunyai tantangan tersendiri selain juga mungkin kebanggaan tersendiri apabila nantinya bisa memiliki khodam rijalul ghaib. Atau bisa jadi juga didorong rasa ingin tahu tentang ilmu khodam rijalul ghaib. Untuk bisa memiliki dan berteman dengan khodam rijalul ghaib merupakan salah satu fenomena yang ada pada masyarakat saat ini. Dan ini memerlukan kedewasaan dan kebijakan di dalam menyikapinya.

Menurut saya pribadi kita sebagai hamba Allah yang telah diberikan kesempurnaan dari semua ciptaanNya sebenarnya tidak perlu untuk memiliki khodam rijalul ghaib. Karena lebih banyak mudharat dibandingkan manfaatnya. Mudharat disini tidak sebatas sisi keimanan atau pun sisi relationship antara manusia dan khodam rijalul ghaib tersebut.

Banyak yang memahami dengan memiliki khodam rijalul ghaib akan bisa membantu tercapainya hajat-hajat yang bersifat duniawi. Sementara dalam hidup tidak hanya sebatas meraih duniawi semata, tetapi juga perlu meraih akhirat.

Yang perlu dipahami tentang ilmu khodam rijalul ghoib adalah “ JIWA MENCARI JIWA”. Maksudnya disini yang dimaksud dengan “Jiwa Mencari Jiwa” adalah kepada tingkat keimanan seseorang. Sebagai misal ada seseorang pada saat ingin memiliki khodam rijalul ghaib diawal sangat rajin beribadah karena merupakan bagian dari amalan yang harus dipenuhi. Sholat lima waktu selalu tepat waktu, ibadah sunnah dari sholat sunnah sampai puasa sunnah dengan jumlah hari tertentu pun dijalani.

Dari semua bagian tahapan amalan yang sudah dijalani diharapkan akan bisa memiliki dan berteman dengan khodam rijalul ghaib. Begitu khodam rijalul ghoib sudah bisa dimiliki dan bisa menjadi teman ternyata dalam waktu berikutnya ibadahnya mulai berkurang. Sholat lima waktu mulai jarang dan hanya sebatas bila ingin saja, ibadah sunnahnya ditinggalkan.

Disinilah bahaya mulai datang, karena khodam rijalul ghoib yang pada awalnya adalah khodam dari suatu tahapan amalan yang sudah dilakukan akan digantikan oleh khodam lain yang sesuai dengan kondisi tingkat keimanan dari si pelaku tersebut. Dimana si pelaku ini sudah tidak pernah lagi menjalankan semua ibadah yang merupakan bagian dari keawajiban kita sebagai hamba Allah.

Dan yang SANGAT seringkali terjadi si pelaku tidak menyadari bahwa khodam tersebut bukan lagi khodam yang dulu lagi. Karena setiap hajat yang diinginkan tetap tercapai dengan bantuan khodam tersebut. Hingga akhirnya si pelaku benar-benar meninggalkan semua ibadahnya dan menanggalkan keimanannya. Karena si pelaku merasa tanpa ibadah pun toh semua hajatnya bisa tercapai. Dan dari sinilah kemusyrikan dan syirik dilakukan oleh si pelaku. Karena si pelaku lebih percaya kepada khodam daripada Allah SWT. Dan khodam itu menjadi Tuhan si pelaku.

Itu khodam yang dimiliki dengan cara laku sendiri. Tentunya akan lebih berbahaya lagi bila khodam tersebut hasil dari pemberian seseorang dengan syarat pada saat tertentu harus melakukan ritual tertentu yang keluar dari syariat. Karena tidak pernah diketahui kwalitas dari khodam rijalul ghaib tersebut.

Sebagai hamba Allah dengan segala kesempurnaannya jangan sampai kita menjadi korban atas makhluk ciptaan Allah yang lain yang secara penciptaannya tidak lebih sempurna dari kita.

Memang hidup tidaklah mudah. Semua perlu perjuangan dan proses untuk bisa meraih dan memiliki apa yang diinginkan dan diimpikan. Perjuangan dan proses itu ada yang lama ada pula yang cepat. Tetapi dari perjuangan dan proses itulah sebenarnya banyak sekali yang bisa dijadikan pembelajaran untuk meraih apa yang diinginkan dan diimpikan untuk waktu dimasa yang akan datang.

Dimana perjuangan dan proses itu juga merupakan bagian dari ujian untuk mendapatkan Ridho Allah. Dan itulah yang sering terjadi, sebelum Allah memberikan Ridho atas doa, hajat, harapan dan keinginan hambaNya, Allah selalu memberikan dengan ujian terlebih dahulu. Agar hambanya selalu ingat atas masa-masa perjuangan untuk meraih apa yang diimpikan dan diinginkan. Sehingga hambaNya tidak menjadi takabur dan selalu tetap dalam sikap qonaah (qona’ah) dan rendah hati.

Dari yang saya paparkan diatas tentang ilmu khodam rijalul ghaib marilah kita tetap mengedepankan iman di dalam sebuah amalan. Carilah amalan yang bisa memberikan syafaat dunia dan akhirat. Jangan hanya mendahulukan kepentingan duniawi sehingga iman dan akidah terkorbankan yang membawa dampak buruk berkepanjangan di belakang hari. Dan di dalam mengamalkan suatu amalan sebaiknya ada yang membimbing agar tepat dan benar di dalam mengamalkannya.

Dibalik Kesuksesan dan Keberhasilan seseorang selalu ada Aspek Spiritual dan Ikhtiar Batin yang menyertainya. Tentunya Aspek Spiritual dan Ikhtiar Batin yang mendapat Ridho Allah SWT.

Semoga bermanfaat…

Catatan : Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Calon Pengamal dan Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi dimana pun berada. Meskipun ada yang berusaha menyerupai dan menyamai tentang khasanah yang ada di dalam Rahasia Ikhtiar Batin Terapi Riyadhoh Ayat Kursi, tetapi tidak mengurangi animo, minat, niat, kepercayaan dan keikhlasan Calon Pengamal dan Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi kepada Rahasia Ikhtiar Batin Terapi Riyadhoh Ayat Kursi selama ini. Semoga Allah selalu memberikan dan melimpahkan Maunah, Ridho serta Keberkahan kepada seluruh Calon Pengamal dan Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi dimana pun berada.

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini.

Iklan

One comment on “Berburu Ilmu Khodam Rijalul Ghaib

  1. Ping-balik: Ilmu Al Hikmah | Rahasia Terapi Riyadhoh Ayat Kursi

Komentar ditutup.