Jangan Menyerah !

“ Kalau sudah nasibnya miskin ya tetap saja miskin, Pak… Saya sudah mencoba semuanya tetapi selalu gagal. Bisnis, berdagang, jualan, melamar kerja semuanya gagal. Mungkin nasib saya memang harus jadi orang miskin ” Membaca isi email tersebut membuat saya miris, tidak habis pikir, trenyuh, prihatin dan membaca istighfar. Dimana sebagai seorang muslim tidak seharusnya kita berucap, berkata atau bahkan hanya sebatas terpikirkan hal tersebut. Dan semoga perasaan dan pikiran itu tidak menular dan terjadi pada diri anda. Hati-hati dengan Hati dan pikiran anda ! Karena Allah sangat membenci hamba-Nya yang berputus asa.

Memang di dalam menjalani hidup di dunia ini untuk meraih dan memiliki apa yang kita inginkan itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Membutuhkan perjuangan yang cerdas, keras dan terus menerus tanpa mengenal lelah. Tetapi Gagal dan sukses itu tidak bergantung kepada takdir dan nasib. Gagal dan sukses itu bergantung seperti yang sudah difirmankan oleh Allah di dalam Al Quran :

“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang merubah apa-apa yang ada pada diri mereka ” (QS.13:11)

Dari ayat di atas Allah memberikan kebebasan dan keleluasaan kepada kita untuk menentukan nasib kita sendiri sesuai dengan norma dan ajaran agama, norma sosial serta norma susila. Karena sebenarnya kita sendiri-lah yang paling bertanggung jawab atas hidup dan nasib kita. Bukan karena faktor lingkungan, keadaan, kondisi, ekonomi, orang lain, orang tua, saudara, takdir, nasib dan lain sebagainya. Semua hal-hal di atas tidak bisa dijadikan alasan atau pun kambing hitam atas kegagalan yang terjadi. Semua kembali pada diri kita sendiri.

orang sukses-success man-success woman-menjadi orang sukses-motivasi sukses-tips sukses-cara sukses-www.riyadhohayatkursi.com

Firman Allah di dalam Al Quran :

“ Dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri.” (QS. An Nisaa : 79)

“ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri….” (QS. Asy Syura : 30)

Banyak orang-orang sukses dengan latar belakang yang serba kekurangan. Entah itu dalam hal pendidikan atau pun ekonomi. Dengan latar belakang yang serba kekurangan dalam hal pendidikan atau pun ekonomi itu tetapi mereka MAMPU merubah nasib hidup dikarenakan mereka MAU. Mau untuk belajar secara mandiri atau otodidak, berjuang, berusaha, berikhtiar secara berkesinambungan tanpa henti dan mau berkorban waktu, tenaga dan pikiran. Hanya KEMAUAN-lah yang menjadikan seseorang itu memiliki KEMAMPUAN.

Firman Allah di dalam Al Quran :

”Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.”(QS. An Najm : 39)

Kemauan itu adanya di dalam hati, otak akan merespon kemauan yang ada di dalam hati dengan mencari dan menemukan solusi serta berbuat untuk mencapai cita-cita, harapan dan keinginan. Jika sudah berusaha dan berikhtiar tetapi belum atau tidak menemukan solusi kerjakan sholat istikharah di lanjut dengan Riyadhoh Ayat Kursi untuk memohon petunjuk, bimbingan dan tuntunan dari Allah. Jangan pernah lepas dari Allah di dalam semua aktifitas kehidupan. Karena bagaimana pun Allah adalah tempat semua Sumber Kehidupan, Sumber Kekayaan, Sumber Ide, Sumber Inspirasi dan semua Sumber Solusi. Dan setiap solusi yang Allah berikan akan selalu Mengatasi Masalah tanpa Masalah.

Rasulullah itu sedikit sekali waktu tidurnya, demikian pula orang-orang sukses juga sedikit sekali waktu tidurnya pada saat mereka berjuang, berusaha dan berikhtiar untuk meraih kemenangan dan kesuksesan yang diinginkan. Bahkan di saat sukses sudah diraih pun mereka juga masih minim jam tidurnya. Karena satu target atau goal sudah diraih, mereka akan membuat target atau goal baru untuk bisa lebih sukses lagi. Salah satu filososfi orang sukses hidup adalah tantangan, bukan sekedar perjuangan yang hanya menghasilkan kesuksesan ala kadarnya. Gagal dalam berjuang dan berusaha itu hal yang wajar. Seperti halnya masalah dalam hidup juga hal yang wajar. Karena bukan hidup namanya jika tanpa masalah.

Orang sukses menganggap masalah hidup dan kegagalan sebagai tantangan. Bukan sebagai halangan. Karena dari masalah yang dihadapi dan kegagalan yang dialami mereka menjadi belajar, belajar untuk tidak gagal lagi. Jika salah perbaiki… jika gagal coba lagi… jika menyerah semua selesai..!!!

Prinsip hidup orang-orang sukses adalah pantang menyerah, maju terus pantang mundur. Orang-orang sukses jika berhadapan dengan tembok atau dinding tebal dan tinggi yang menghalangi langkah mereka, mereka akan mencari cara bagaimana bisa melewati dinding tersebut. Entah dengan menghancurkan atau melubangi dinding itu, atau dengan naik ke atas untuk bisa melompati dinding tersebut. Karena jika menyerah maka hidup akan berhenti, tidak berarti dan tidak berguna. Oleh karena itu jangan menyerah apa pun masalah yang dihadapi dan kegagalan yang dialami.

Allah berfirman di dalam Al Quran :

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya….” (QS. Ali Imran : 139)

Kita sebagai manusia adalah ciptaan Allah yang sempurna dan paling tinggi derajatnya dibandingkan ciptaan Allah yang lain. Tentunya dengan segala kesempurnaan yang diberikan oleh Allah menjadikan kita makhluk yang mampu untuk bisa eksis dan survive dalam menghadapi masalah dan tantangan hidup. Roda kehidupan selalu berputar, kadang di atas dan kadang di bawah. Jatuh bangun untuk memperoleh kemenangan dan meraih kesuksesan merupakan hal yang biasa bagi yang ingin menjadi orang sukses. Tidak ada namanya sukses tiban atau sukses warisan. Semua perlu proses dan perjuangan untuk mendapatkan kesuksesan. Tinggal kembali kepada masing-masing pribadi apakah bisa istiqomah dan sabar untuk melalui proses yang akan dan harus dilewati. Yang pasti jangan pernah hanya jadi penonton kesuksesan orang lain. Jadi kan kesuksesan orang lain sebagai motivasi dan penyemangat untuk bisa menjadi orang sukses sesuai dengan kepribadian anda. Karena meskipun orang bisa sukses dalam bidang yang sama tetapi jalan yang ditempuh bisa berbeda.

Bekerja Cerdas dan Bekerja Keras harus seiring sejalan seperti rel kereta api. Bekerja cerdas dalam riset, konsep, rencana, analisa dan evaluasi untuk minimalisir resiko serta bekerja keras dalam implementasi dan pelaksanaan guna mewujudkan, merealisasikan dan memperoleh hasil yang maksimal.

Tetap semangat apa pun yang terjadi, jangan sampai masalah dan kegagalan melemahkan serta menghentikan impian sukses anda. Selamat berjuang, berusaha dan berikhtiar ! Sukses untuk anda semua…!

Sayup – sayup terdengar lagu Jangan Menyerah dari group musik D’masiv

Demikian artikel “Jangan Menyerah” ini saya persembahkan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. Aamiin…

Sumber : Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Klik tulisan warna Biru untuk membaca tulisan/artikel yang lain.

# Di mohon apabila meng-copy dan memuat ulang artikel yang ada di blog ini untuk menyertakan sumber link/tautan artikel atau link blog ini agar menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua.

Klik salah satu logo : Facebook, Twitter, Email, Google Plus dan lainnya dibawah ini untuk berbagi manfaat dan keberkahan artikel ini dengan teman, sahabat dan saudara anda.

Tips dan Kiat Cara Menjadi Orang Sukses Dunia Akhirat di Usia Muda

tips-dan-kiat-cara- menjadi-orang-sukses-dunia-akhirat-di-usia-muda-riyadhohayatkursi.comAkhir-akhir ini ada beberapa email yang masuk dalam email saya menanyakan cara menjadi orang sukses. Sukses adalah…. Jujur saya bingung menjawabnya, karena pertanyaan tersebut kurang spesifik dan terlalu luas arti dan pengertiannya. Dimana arti sukses dan pengertian sukses setiap orang di dalam memahami dan memaknai sukses itu berbeda-beda.

Di era informasi dan teknologi ini sangat mudah sebenarnya untuk mencari di internet yang berkaitan dengan kisah sukses, cerita orang sukses dan biografi orang sukses yang bisa dijadikan sebagai contoh dan panutan. Bahkan juga banyak artikel tentang motivasi sukses, kunci sukses, kunci kesuksesan, kiat sukses, tips sukses, tips menjadi orang sukses, kiat menjadi orang sukses sampai ke ciri-ciri orang sukses.

Dari semua yang berhubungan dengan sukses dan kesuksesan yang sangat perlu dipahami dan dimengerti oleh siapa pun adalah bahwa sukses bukan bagian dari takdir dan tidak ada yang namanya sukses warisan. Jika ada orang sukses karena orang tua atau karena nenek moyang itu yang diwariskan adalah hartanya atau ilmunya. Bukan suksesnya. Ini terbukti beberapa perusahaan besar banyak yang mengalami pailit dan bangkrut atau berpindah tangan ke orang lain pada saat diwariskan kepada keturunannya. Entah itu anaknya atau cucunya.

Sebenarnya kita sebagai muslim tidak perlu jauh-jauh untuk mencari cara menjadi orang sukses. Karena agama Islam sudah mengajarkannya. Dan di dalam ajaran Islam itulah yang selama ini dikerjakan oleh orang-orang sukses di belahan bumi mana pun, profesi apa pun dan apa pun agama dan keyakinannya. Apa itu ? Allah memberi kita dua mata dan dua telinga untuk apa ? Jika anda sudah membaca artikel saya yang berjudul Rahasia di Balik Merubah Nasib Hidup sedikit banyak akan mengerti.

Jika anda benar-benar muslim tidak akan susah dan sulit menjawabnya. Saya ambil contoh yang paling sederhana adalah tentang sholat. Shalat mengajarkan kita untuk :

1.  Sebelum shalat kita wajib ber-wudhu. Di dalam berwudhu tidak hanya sekedar untuk membersihkan anggota badan tertentu saja. Tetapi juga bagian yang tersembunyi pun juga dibersihkan. Misalkan dua lubang hidung, dua lubang telinga, kuku tangan dan kaki serta sela-sela jari. Dalam wudhu kita diajarkan untuk Teliti, Cermat dan Detail dari setiap apa yang kita kerjakan.

2.  Allah sudah menetapkan waktu untuk mengerjakan sholat. Ditentukannya waktu shalat mengajarkan kita untuk disiplin, tertib dan menghargai waktu. Jangan menunda-nunda waktu, karena menunda waktu juga akan menunda dapatnya rejeki, kesuksesan dan keberhasilan. Dan bisa jadi rezeki, kesuksesan dan keberhasilan akan diambil orang lain apabila menunda-nunda waktu.  Bahkan Allah pun bersumpah untuk waktu di dalam Al Quran :

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” ( QS. Al ‘Ashr : 1-3 ).

Sekali lagi saya sampaikan, waktu tidak akan pernah kembali mundur dan terulang lagi. Waktu terus berjalan sesuai dengan kodratnya yang tidak akan peduli siapa kita dan apa yang akan terjadi pada kita, untuk itu sangatlah penting untuk menghargai waktu dengan mengerjakan hal-hal yang positif, kreatif, inovatif dan produktif. Minimalisir atau kurangi dan jika perlu hindari serta tinggalkan hal-hal yang sifatnya hanya untuk bersantai dan bersenang-senang yang tanpa menghasilkan, bermanfaat dan berguna untuk masa depan. Boleh bersantai dan bersenang-senang asalkan tidak lepas dari hal-hal positif, kreatif, inovatif dan produktif.

3.  Allah berfirman di dalam Al Quran :

“ Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam shalatnya…” ( QS. Al Mukminun : 1 – 2 ).

Ayat di atas Allah memerintahkan kita untuk khusyu’ di dalam mengerjakan shalat. Khusyu dalam sholat mengajarkan kita untuk Fokus. Dengan fokus akan menjadikan motivasi tersendiri untuk meraih impian, harapan dan cita-cita tersebut.

4.  Pada saat adzan dikumandangkan kita diperintahkan untuk segera mengambil wudhu dan mengerjakan sholat awal waktu serta menghentikan dan meninggalkan pekerjaan dan aktifitas yang lain. Seperti firman Allah :

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” ( QS. An-Nisaa : 103 )

Dan hadist tentang sholat tepat pada waktunya :

“Aku bertanya kepada Rasulullah, “ Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdhal ? ” Beliau menjawab, “ Shalat tepat pada waktunya…..” ( HR. Bukhari )

Pelajaran apa yang bisa diambil dari sholat tepat waktu ? Sholat tepat waktu mengajarkan kita tentang sebuah Perjuangan dan Pengorbanan. Bagaimana bisa dikatakan perjuangan dan pengorbanan ? Kita tinggalkan waktu tidur yang nyenyak dan enak untuk sholat subuh, kita tinggalkan sinetron dan acara tv yang kita sukai untuk sholat maghrib dan isya’, kita tinggalkan pekerjaan, dagangan, usaha dan bisnis untuk sholat dzuhur dan ashar. Apakah menurut anda hal tersebut itu mudah ? Tidak bukan ? Ternyata untuk beribadah kepada Allah pun membutuhkan perjuangan dan pengorbanan.

Sekarang seberapa mampu dan sanggup anda untuk berjuang dan berkorban ? Kemampuan dan kesanggupan anda dalam berjuang dan berkorban yang akan menentukan menjadi orang sukses. Banyak orang yang ingin sukses dan ingin merubah nasib hidup tetapi tidak mau berjuang dan berkorban. Kalau seperti itu bagaimana bisa pindah kwadran menjadi orang sukses dan merubah nasib hidup yang lebih baik lagi ?

Selama anda masih memiliki mental gratisan, rasa malas dan enggan untuk berjuang dan berkorban maka kesuksesan, impian, harapan dan cita-cita akan jauh dari anda. Bagaimana bisa sukses jika menginvestasikan uang untuk sedekah saja tidak mau. Di dalam perjuangan wajib dan harus rela berkorban waktu, pikiran, tenaga dan uang. Bahkan di dalam sholat pun kita juga mengeluarkan uang untuk celana panjang, sarung, mukena dan sajadah.

Subhanallah… Maha Suci Allah… ternyata hanya dari sholat saja sudah mengajarkan semua cara menjadi orang sukses dunia akhirat.

Jadi jika ingin menjadi orang sukses dunis akhirat di usia muda yang harus dikerjakan :

1. Fokus, dalam ibadah dan apa yang menjadi cita-cita, impian dan harapan.

2. Disiplin waktu, Tertib waktu, Menghargai waktu untuk hal yang  positif, kreatif, inovatif dan produktif.

3. Teliti, Cermat, Detail terhadap apa yang dikerjakan dan diusahakan.

4. Berjuang dan Berkorban waktu, tenaga, pikiran dan uang untuk mewujudkan cita-cita, impian dan harapan.

Kunci sukses tersebut bisa dipergunakan untuk meraih kesuksesan apa pun yang anda inginkan. Orang yang sudah meraih kesuksesan sekarang ini dengan berbagai macam profesi dan latar belakang pendidikan dan ekonomi sudah melakukan itu semua, dan sekarang mereka tinggal menikmati kesuksesannya. Dan salah satu lagi ciri-ciri orang sukses adalah mereka sedikit sekali waktu tidurnya dibandingkan waktu tidur orang pada umumnya. Sama halnya yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah dimana Rasulullah mengurangi jam tidur untuk beribadah kepada Allah di malam hari.

Di usia muda jangan sampai kurang waktu tidur hanya untuk begadang, kongkow, nongkrong, cangkrukan dan angkringan di cafe atau warung kopi ( warkop ) untuk hal-hal yang tidak berguna dan tidak bermanfaat. Ingat waktu juga bagian dari investasi masa depan. Apa yang anda kerjakan dan lakukan sekarang ini akan anda panen di masa depan.

Jika masih bingung dan gagal paham dengan tips dan kiat cara menjadi orang sukses diatas perbanyaklah dengan menambah ibadah sunah. Mohon bimbingan, tuntunan dan petunjuk kepada Allah. Karena tidak semua bisa dilakukan dengan usaha lahir semata, karena jalan hidup setiap orang ada yang masih bagian rahasia Allah yang masuk dalam hak prerogatif Allah, dan itu hanya bisa ditempuh dengan usaha batin dengan menambah ibadah sunah. Baik itu sholat, puasa, dzikir dan wirid untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah guna mendapatkan Ridho, Maunah, bimbingan, tuntunan dan petunjuk Allah.

Semoga artikel Tips dan Kiat Cara Menjadi Orang Sukses Dunia Akhirat di Usia Muda bisa menjadi jawaban dari pertanyaan yang ada dalam email saya.

Sumber Inspirasi : Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Klik tulisan warna Biru untuk membaca tulisan/artikel yang lain.

# Di mohon apabila meng-copy dan memuat ulang artikel yang ada di blog ini untuk menyertakan sumber link/tautan artikel atau link blog ini. Hal ini agar menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua.

Berbagilah dengan teman-teman anda artikel ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi manfaat, keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.