Terapi Riyadhoh Ayat Kursi

Masalah yang ada dalam hidup ibarat sebuah penyakit. Dimana setiap penyakit harus disembuhkan agar tidak semakin parah yang menyebabkan kematian. Seorang yang sakit akan datang ke seorang dokter untuk mendapatkan obat untuk menyembuhkan sakit yang dideritanya. Dan obat yang diberikan adalah bagian dari sebuah terapi pengobatan dari penyakit yang diderita oleh seseorang.

Sakit batuk pilek pun yang merupakan sakit ringan juga menggunakan metode terapi di dalam pengobatannya. Karena belum pernah ditemui orang yang sakit setelah minum obat langsung sembuh seketika. Oleh karena itu seorang dokter pasti akan bertanya pada pasien sudah berapa lama sakitnya untuk diagnosa penyakit yang di derita si pasien. Karena setiap penyakit mempunyai masa inkubasi yang berbeda-beda.

Di dalam dunia kesehatana ada yang dikenal dengan istilah preventif dan kuratif. Preventif adalah tindakan  pencegahan agar tidak sakit dengan cara dan pola hidup sehat. Sedangkan kuratif adalah tindakan pengobatan setelah mengalami sakit dengan sebelumnya dilakukan diagnosa atas sebuah penyakit. Tapi sangat disayangkan hampir semua orang selalu membiarkan sesuatunya setelah kronis. Sehingga untuk menyembuhkan dan menyelesaikannya pun juga perlu terapi dengan jangka waktu tertentu.

Demikian pula halnya masalah dalam hidup yang merupakan penyakit sosial harus pula disembuhkan dengan cara dientaskan dan diselesaikan. Karena sudah banyak orang yang benar-benar terserang sakit dalam arti sebenarnya dikarenakan menghadapi masalah dalam hidup. Sama halnya dengan penyakit, masalah hidup pun juga mempunyai masa inkubasi. Dimana gejala dan tanda akan timbulnya suatu masalah sudah terasa dan terlihat sebelum masalah itu terjadi.

Dan seperti halnya penyakit, kebanyakan orang membiarkan masalah untuk timbul dulu, baru setelah itu dilakukan kuratif atau pengobatan. Sangat jarang orang melakukan tindakan preventif atau pencegahan agar tidak timbulnya masalah. Terutama masalah-masalah yang berkenaan dengan sesuatu yang berhubungan dengan nasib hidup seseorang.

Sampai hari ini banyak email yang masuk meminta amalan Riyadhoh Ayat Kursi sebagai terapi masalah dalam hidup. Dari email yang masuk, selain untuk mencari dan mendapat jodoh, yang paling banyak adalah berkenaan dengan rezeki/rejeki, baik itu tentang kekayaan, usaha dan bisnis, mencari pekerjaan, dan karier kerja. Semua orang paling tidak minimal ingin hidupnya sukses, mapan dan sejahtera. Dan kehidupan semacam itu bisa diperoleh apabila rezekinya mudah dan lancar untuk didapatkan. Dengan rezeki yang mudah dan lancar didapatkan akan membuat stabil perekonomian seseorang, rumah tangga, usaha dan bisnis.

Terapi Riyadhoh Ayat Kursi ini bisa dipergunakan untuk tindakan preventif dan kuratif di dalam menghadapi masalah dalam hidup. Dalam tindakan preventif guna mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dan diluar dugaan, mempermudah dan memperlancar semua urusan dalam hidup. Untuk tindakan kuratif memberikan solusi atau jalan keluar dari permasalahan yang sudah terjadi.

Terapi Riyadhoh Ayat Kursi ini menggunakan metode self therapy melalui media terapi dzikir dan terapi doa khusus. Hal ini bertujuan agar setiap Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi bisa merasakan langsung perjalanan spiritual ruhaninya. Selain itu agar energi dari amalan bisa menyatu dengan diri si Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi. Sehingga si Pengamal bisa merasakan sendiri tuah, fadhilah/fadilah dan khasiatnya secara langsung.

Oleh karena itu Terapi Riyadhoh Ayat Kursi ini tidak melalui media sebuah benda apa pun. Baik itu cincin, kalung, sapu tangan, ikat pinggang dan lain sebagainya. Karena hal tersebut akan lebih banyak membawa mudharat daripada syafaatnya.

Semoga bermanfaat…

Man Jadda Wa Jada ; Barang siapa bersungguh-sungguh pasti berhasil !

Bagikan tulisan ini kepada teman – teman anda melalui Twitter, Facebook dan Email.

Sumber : Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi