Rahasia Aspek Spiritual Untuk Kesuksesan dan Keberkahan

Rahasia Aspek Spiritual Untuk Kesuksesan dan Keberkahan-Ayat Kursi-Sedekah-Shalat Malam-tahajud-dhuha-hajat-doa-puasa-umroh-haji-zakat-infaq-shodaqohBeberapa minggu terakhir ini di media infotainment baik televisi, tabloid dan internet kita disuguhi Headline dengan berita kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur. Dimana permasalahan antara Adi Bing Slamet dan Eyang Subur ini belakangan juga melibatkan artis yang lain. Dari Srimulat ada Tessy, Gogon, Nurbuat, Rohana, dan Mamiek Prakoso, ada pula Unang Bagito dan Dorce Gamalama serta Septian Dwicahyo seniman pantomim.

Kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur tidak seharusnya terjadi apabila seseorang mau laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin Mandiri. Dengan laku spiritual sendiri berupa ikhtiar batin hasilnya akan lebih besar manfaatnya, khasiatnya dan fadilahnya. Baik itu untuk kemudahan dan kelancaran rezeki-rejeki, kelancaran usaha dan bisnis, kesuksesan hidup, keberkahan hidup, kesehatan, kemaslahatan serta nilai pahala di dunia dan di akhirat. Bila seseorang mau laku spiritual sendiri akan terhindar dan jauh dari putus asa, frustasi, stress dan depresi karena menghadapi problema hidup dan persoalan hidup.

Kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur ini membuka mata salah satu fenomena sosial dan budaya yang ada di dalam masyarakat kita yang tidak bisa lepas dari aspek spiritual di dalam hidup. Dimana fenomena sosial dan budaya ini seperti gunung es yang tampak kecil dipermukaan tetapi besar dibawah permukaan. Bukan rahasia lagi apa pun status sosial, status ekonomi dan profesi-nya selalu menyertakan aspek spiritual dalam kegiatan atau aktifitas sehari-hari.  Ada dari artis, pelawak, pejabat, politikus, pengusaha, pedagang, bahkan TKI pun juga tidak lepas dari fenomena aspek spiritual ini. Dan tentunya dengan berbagai maksud dan tujuan dari masing-masing si pelaku tersebut.

Dimana aspek spiritual ini melibatkan profesi tertentu dengan sebutan Guru Spiritual, Penasehat Spiritual, Ajengan, Paranormal, Dukun dan berbagai macam sebutan yang lain untuk di berbagai daerah yang berbeda. Dimana secara keilmuan pun juga beraneka ragam istilah, ada ilmuhikmah, supranatural, metafisika, parapsikologi, okultisme dan lain sebagainya. Tetapi intinya sesuatu yang berkaitan dengan aspek spiritual dalam kehidupan.

Sebenarnya fenomena sosial dan budaya yang berkaitan dengan aspek spiritual ini tidak hanya terjadi pada saat sekarang ini saja. Tetapi sudah terjadi semenjak dari jaman kerajaan dahulu. Dimana raja-raja dahulu juga melibatkan Guru Spiritual dan Penasehat Spiritual di dalam menjalankan roda pemerintahan dan kekuasaan. Bahkan Presiden Soekarno-Bung Karno dan Presiden Soeharto pun tidak  lepas dari aspek spiritual dan laku spiritual di dalam menjalankan roda pemerintahan dan di dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah hal tersebut salah ? Tentu saja tidak ! Karena dibalik kesuksesan dan keberhasilan seseorang selalu ada peran aspek spiritual di dalamnya. Tetapi sangat disayangkan dengan jaman yang penuh dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini banyak orang yang tidak tahu perihal tersebut dan kalau pun tahu sudah jarang yang mau menjalankan laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin mandiri di dalam menjalani hidup. Maunya serba instan dengan simbol-simbol kebendaan seperti jimat, wifik-wifiq, rajah dan yang lainnya sebagai sarananya.

Dari pengalaman saya, saya pribadi lebih suka untuk melakukan laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin secara Mandiri. Karena tidak mengandung resiko dan saya juga bisa merasakan langsung besarnya manfaat, khasiat dan fadilah seperti kemudahan dan kelancaran rezeki-rejeki, kelancaran usaha dan bisnis, kesuksesan hidup, keberkahan hidup, kesehatan dan  kemaslahatan dalam hidup saya. Selain itu saya juga yang paling tahu tentang problema hidup dan persoalan hidup saya dan apa yang saya inginkan dalam hidup saya.

Oleh karena itu siapa pun diri kita saat ini, sebenarnya tidak pernah lepas dari aspek spiritual. Dari awal penciptaan hingga akhirnya meninggal nanti. Kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur bisa menjadi contoh untuk kita semua, bahwa di dalam mencari solusi untuk persoalan hidup yang menyertakan aspek dan laku spiritual jangan sampai menimbulkan masalah dan kerugian di kemudian hari, baik itu harta atau pun orang-orang yang kita sayangi.

Selama aspek dan laku spiritual itu di dalam prakteknya tidak melanggar syariat dan norma agama serta norma sosial, aspek spiritual mempunyai peranan yang sangat penting untuk kesuksesan hidup di dunia ini dan sebagai bekal di akhirat nanti. Bila kita selalu menyertakan aspek spiritual dalam kehidupan dan aktifitas sehari-hari akan memberikan solusi dan mengentaskan berbagai masalah kehidupan disaat sebuah ikhtiar lahir sudah tidak bisa memberikan jalan keluar. Oleh karena itu alangkah baik dan bijaknya apabila menyertakan aspek spiritual itu dengan laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin secara mandiri..

Semoga bermanfaat…

# Di mohon apabila meng-copy dan memuat ulang artikel yang ada di blog ini untuk menyertakan sumber link/tautan artikel atau link blog ini. Hal ini agar bisa menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua.

Sumber  :  Rahasia Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.

Ilmu Al Hikmah

Ilmu Al Hikmah-Ilmu Hikmah-riyadhohayatkursi.com-riyadhohayatkursi.wordpress.com-Banyak yang memahami Ilmu Al Hikmah identik dengan Ilmu Kesaktian. Apakah benar seperti itu ? Bila Ilmu Al Hikmah identik dengan ilmu kesaktian tentunya akan mempunyai cabang keilmuan. Ada ilmu pengobatan, ilmu pernapasan, ilmu tenaga dalam, ilmu pelet atau ilmu pengasihan – mahabbah, ilmu terawangan, ilmu kebal, ilmu meraga sukma, ilmu panglimunan dan masih banyak ilmu-ilmu yang lain berdasarkan kegunaan dan tujuannya.

Dari cabang ilmu kesaktian diatas banyak sekali nama-namanya. Ada yang bernama ajian bandung bondowoso, ajian lembu sekilan, ajian semar mesem,  ajian jaran goyang, ajian rawarontek – rawa rontek, ajian sanggara macan, ajian kere wojo – kere waja, kulhu geni, kulhu sungsang, kulhu balik, kulhu sepuh dan masih banyak nama-nama ilmu kesaktian. Dimana ilmu kesaktian ini juga biasa disebut dengan Ilmu Kasepuhan.

Di dalam menjalani hidup kita semua tentunya ingin selalu mendapat kemudahan, kelancaran, keberkahan, keberlimpahan dan keselamatan di dalam setiap apa yang menjadi hajat dan keinginan. Baik itu tentang rezeki-rejeki, usaha, bisnis, perdagangan, pekerjaan, rumah tangga, hubungan suami istri dan masih banyak yang lainnya.

Tetapi apakah kita harus mempelajari dan menguasai sekian banyak ilmu kesaktian diatas agar bisa mudah, lancar, berkah, berlimpah dan selamat di dalam menjalani hidup ? Tentunya dengan berbagai macam syarat dan ketentuan berlaku di dalam setiap cabang masing-masing ilmu diatas. Bila demikian halnya berapa banyak waktu yang akan dihabiskan untuk mengamalkan sekian banyak keilmuan tersebut ?

Untuk saya pribadi Ilmu Al Hikmah lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan ilmu kesaktian itu sendiri. Karena Ilmu Al Hikmah adalah ilmu yang tidak saja untuk bekal atau pegangan di dunia saja tetapi juga untuk bekal menuju akhirat. Sebagai bakal pegangan di dunia Ilmu Al Hikmah bisa untuk mengatasi masalah tanpa masalah mencakup seluruh hajat hidup dan kemaslahatan hidup. Jika berbicara tentang Ilmu Al Hikmah tentunya tidak lepas dari sebuah amalan.

Bila ingin mendapatkan kemudahan, kelancaran, keberkahan, keberlimpahan dan keselamatan di dalam menjalani hidup di dunia ini harus mempunyai amalan. Apakah itu wajib ? Ya..! Berapa banyak ? Cukup Satu Amalan Untuk Sejuta Hajat.

Dimana dengan satu amalan sudah bisa untuk mengatasi masalah tanpa masalah sebagai bekal atau pegangan di dalam menjalani hidup di dunia ini dan bekal untuk menuju akhirat. Apa mungkin hanya dengan satu amalan saja bisa untuk mengatasi semua masalah yang ada dalam hidup ? Bisa..! Tinggal mau atau tidak untuk mengamalkannya.

Hidup tidak hanya sesuatu yang kasat mata atau apa yang bisa dilihat dan ditangkap oleh indera penglihatan, tetapi ada hal-hal yang bersifat ghaib/gaib atau tidak terlihat. Demikian juga dengan semua masalah dalam hidup tidak semua disebabkan oleh sesuatu yang kasat mata. Tetapi ada juga yang disebabkan oleh sesuatu yang tidak kasat mata atau ghaib/gaib, baik itu dalam hal rezeki, usaha, bisnis, ekonomi, pekerjaan, jodoh, rumah tangga dan lain sebagainya.

Dan masalah hidup yang tidak kasat mata atau ghaib ini bisa dari diri sendiri, orang lain atau makhluk ghaib. Untuk itulah saya sampaikan bahwa setiap pribadi harus mempunyai suatu amalan sebagai bekal, pegangan hidup dan perlindungan diri. Dan cukup hanya dengan Satu Amalan Untuk Sejuta Hajat.

Semoga bermanfaat…

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.

Berburu Ilmu Khodam Rijalul Ghaib

ayatkursi.com-ayatkursi.wordpress.com-khodam-khadam-ilmu khodam-ilmu khadam-ilmu khodam rijalul ghaib-rijalul ghaib-sedekahDi era modern dengan segala kecanggihan teknologi ternyata tidak juga memupus keinginan seseorang untuk belajar dan berburu ilmu khodam rijalul ghaib. Bagi remaja dan anak muda dengan belajar dan berburu ilmu khodam rijalul ghaib mempunyai tantangan tersendiri selain juga mungkin kebanggaan tersendiri apabila nantinya bisa memiliki khodam rijalul ghaib. Atau bisa jadi juga didorong rasa ingin tahu tentang ilmu khodam rijalul ghaib. Untuk bisa memiliki dan berteman dengan khodam rijalul ghaib merupakan salah satu fenomena yang ada pada masyarakat saat ini. Dan ini memerlukan kedewasaan dan kebijakan di dalam menyikapinya.

Menurut saya pribadi kita sebagai hamba Allah yang telah diberikan kesempurnaan dari semua ciptaanNya sebenarnya tidak perlu untuk memiliki khodam rijalul ghaib. Karena lebih banyak mudharat dibandingkan manfaatnya. Mudharat disini tidak sebatas sisi keimanan atau pun sisi relationship antara manusia dan khodam rijalul ghaib tersebut.

Banyak yang memahami dengan memiliki khodam rijalul ghaib akan bisa membantu tercapainya hajat-hajat yang bersifat duniawi. Sementara dalam hidup tidak hanya sebatas meraih duniawi semata, tetapi juga perlu meraih akhirat.

Yang perlu dipahami tentang ilmu khodam rijalul ghoib adalah “ JIWA MENCARI JIWA”. Maksudnya disini yang dimaksud dengan “Jiwa Mencari Jiwa” adalah kepada tingkat keimanan seseorang. Sebagai misal ada seseorang pada saat ingin memiliki khodam rijalul ghaib diawal sangat rajin beribadah karena merupakan bagian dari amalan yang harus dipenuhi. Sholat lima waktu selalu tepat waktu, ibadah sunnah dari sholat sunnah sampai puasa sunnah dengan jumlah hari tertentu pun dijalani.

Dari semua bagian tahapan amalan yang sudah dijalani diharapkan akan bisa memiliki dan berteman dengan khodam rijalul ghaib. Begitu khodam rijalul ghoib sudah bisa dimiliki dan bisa menjadi teman ternyata dalam waktu berikutnya ibadahnya mulai berkurang. Sholat lima waktu mulai jarang dan hanya sebatas bila ingin saja, ibadah sunnahnya ditinggalkan.

Disinilah bahaya mulai datang, karena khodam rijalul ghoib yang pada awalnya adalah khodam dari suatu tahapan amalan yang sudah dilakukan akan digantikan oleh khodam lain yang sesuai dengan kondisi tingkat keimanan dari si pelaku tersebut. Dimana si pelaku ini sudah tidak pernah lagi menjalankan semua ibadah yang merupakan bagian dari keawajiban kita sebagai hamba Allah.

Dan yang SANGAT seringkali terjadi si pelaku tidak menyadari bahwa khodam tersebut bukan lagi khodam yang dulu lagi. Karena setiap hajat yang diinginkan tetap tercapai dengan bantuan khodam tersebut. Hingga akhirnya si pelaku benar-benar meninggalkan semua ibadahnya dan menanggalkan keimanannya. Karena si pelaku merasa tanpa ibadah pun toh semua hajatnya bisa tercapai. Dan dari sinilah kemusyrikan dan syirik dilakukan oleh si pelaku. Karena si pelaku lebih percaya kepada khodam daripada Allah SWT. Dan khodam itu menjadi Tuhan si pelaku.

Itu khodam yang dimiliki dengan cara laku sendiri. Tentunya akan lebih berbahaya lagi bila khodam tersebut hasil dari pemberian seseorang dengan syarat pada saat tertentu harus melakukan ritual tertentu yang keluar dari syariat. Karena tidak pernah diketahui kwalitas dari khodam rijalul ghaib tersebut.

Sebagai hamba Allah dengan segala kesempurnaannya jangan sampai kita menjadi korban atas makhluk ciptaan Allah yang lain yang secara penciptaannya tidak lebih sempurna dari kita.

Memang hidup tidaklah mudah. Semua perlu perjuangan dan proses untuk bisa meraih dan memiliki apa yang diinginkan dan diimpikan. Perjuangan dan proses itu ada yang lama ada pula yang cepat. Tetapi dari perjuangan dan proses itulah sebenarnya banyak sekali yang bisa dijadikan pembelajaran untuk meraih apa yang diinginkan dan diimpikan untuk waktu dimasa yang akan datang.

Dimana perjuangan dan proses itu juga merupakan bagian dari ujian untuk mendapatkan Ridho Allah. Dan itulah yang sering terjadi, sebelum Allah memberikan Ridho atas doa, hajat, harapan dan keinginan hambaNya, Allah selalu memberikan dengan ujian terlebih dahulu. Agar hambanya selalu ingat atas masa-masa perjuangan untuk meraih apa yang diimpikan dan diinginkan. Sehingga hambaNya tidak menjadi takabur dan selalu tetap dalam sikap qonaah (qona’ah) dan rendah hati.

Dari yang saya paparkan diatas tentang ilmu khodam rijalul ghaib marilah kita tetap mengedepankan iman di dalam sebuah amalan. Carilah amalan yang bisa memberikan syafaat dunia dan akhirat. Jangan hanya mendahulukan kepentingan duniawi sehingga iman dan akidah terkorbankan yang membawa dampak buruk berkepanjangan di belakang hari. Dan di dalam mengamalkan suatu amalan sebaiknya ada yang membimbing agar tepat dan benar di dalam mengamalkannya.

Dibalik Kesuksesan dan Keberhasilan seseorang selalu ada Aspek Spiritual dan Ikhtiar Batin yang menyertainya. Tentunya Aspek Spiritual dan Ikhtiar Batin yang mendapat Ridho Allah SWT.

Semoga bermanfaat…

Catatan : Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Calon Pengamal dan Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi dimana pun berada. Meskipun ada yang berusaha menyerupai dan menyamai tentang khasanah yang ada di dalam Rahasia Ikhtiar Batin Terapi Riyadhoh Ayat Kursi, tetapi tidak mengurangi animo, minat, niat, kepercayaan dan keikhlasan Calon Pengamal dan Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi kepada Rahasia Ikhtiar Batin Terapi Riyadhoh Ayat Kursi selama ini. Semoga Allah selalu memberikan dan melimpahkan Maunah, Ridho serta Keberkahan kepada seluruh Calon Pengamal dan Pengamal Riyadhoh Ayat Kursi dimana pun berada.

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini.