Menjemput Malam Lailatul Qadar Malam Seribu Bulan Penuh Berkah

tanda malam lailatul qadar-www.riyadhohayakursi-bulan purnamaKeistimewaan bulan Ramadhan selain ibadah puasa yang diwajibkan bagi seluruh umat muslim adalah turunnya Al Qur’an dan malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar ini adalah malam yang penuh kemuliaan dan ada hanya setahun sekali yaitu pada bulan Ramadhan. Dan setiap dari kita selaku umat muslim tentunya sangat ingin mendapatkan keberkahan dari datangnya malam Lailatul Qadar.

Berikut adalah keutamaan dan keistimewaan dari malam Lailatul Qadar :

1.  Malam tersebut turunnya Al Qur’an kepada Rasulullah, berikut firman Allah :

“ Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkannya Al-Qur’an.” ( Al-Baqarah : 185 )

“ Sesungguhnya kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.” ( Al-Qadar : 1 )

2.  Malam Lailatul Qadar lebih baik dari Seribu Bulan, firman Allah :

Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (Al Qadar: 3)

3. Lailatul Qadar Malam yang penuh Berkah dari Allah

 “ Sesungguhnya Kami menurunkannya ( Al Qur’an)  pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. ” ( Ad Dukhon: 3 )

4. Turunnya para Malaikat, termasuk Malaikat Jibril, firman Allah :

“ Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” ( Al Qadar: 4 )

5. Diampuninya dosa-dosa yang terdahulu, Sabda Rasulullah :

Barangsiapa melaksanakan Shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari )

Dari keutamaan dan keistimewaan malam Lailatul Qadar diatas Allah juga mengabulkan doa dan hajat setiap hambanya yang berdoa pada saat turunnya malam Lailatul Qadar tersebut.

Ada pun tanda-tanda malam Lailatul Qadar sebagai berikut :

  1. Cahaya malam sangat terang, ini bisa dirasakan apabila jauh dari penerangan.
  2. Suasana malam sangat tenang dan angin berhembus sejuk.
  3. Keesokan paginya matahari bersinar tidak terik dan menyilaukan.
  4. Timbul ketenangan di hati setiap mukmin pada malam tersebut.
  5. Bisa menikmati ibadah shalat dengan lebih khusyuk dan nikmatnya bermunajat kepada Allah.

Lantas kapan tepatnya turunnya malam Lailatul Qadar? Rasulullah sudah memberikan contoh untuk menjemput malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan dengan memperbanyak i’tikaf di masjid. Terutama pada saat malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan. Meskipun turunnya malam Lailatul Qadar disebutkan pada malam-malam ganjil tetapi pada malam keberapa tetap menjadi rahasia Allah karena begitu dahsyatnya keistimewaan malam Lailatul Qadar.

Jadi tidak ada salahnya sedari sekarang kita bersungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk menjemput malam Lalilatul Qadar dengan memperbanyak ibadah sunah di bulan Ramadhan ini. Agar kita mendapatkan keberkahan dari kedahsyatan malam Lailatul Qadar.

Bagi anda yang sudah mendapatkan Bimbingan Riyadhoh Ayat Kursi bisa beri’tikaf dan tafakur dengan mengerjakan Riyadhoh Ayat Kursi untuk menjemput dan mendapatkan keutamaan nilai pahala dan keberkahan malam Lailatul Qadar.

Semoga bermanfaat…

www.riyadhohayatkursi.com

# Di mohon apabila meng-copy dan memuat ulang artikel yang ada di blog ini untuk menyertakan sumber link/tautan artikel atau link blog ini. Hal ini agar menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua.

Berbagilah dengan teman-teman anda artikel ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi manfaat, keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.

Rahasia Ikhtiar Lahir dan Ikhtiar Batin

ayat kursi-riyadhohayatkursi.com-sedekah-zakat-infaq-infak-sodaqoh-shodaqoh-sholat-shalat-puasa-haji-saum-al fatihah-Islam-dhuha-duha-tahajud-tahajjud-riyadhah ayat kursi-sunah-sunnah-puasa-ramadhan-ilmu hikmah-laduniSemua orang ingin hidup layak, mapan, berkecukupan dan kaya, dan semua orang ingin setiap doa terkabul dan setiap hajat terwujud. Tetapi tidak semua orang bisa mengalami hal tersebut. Hanya sedikit saja orang yang bisa mengalaminya. Mengapa bisa demikian ? Pernahkah itu ada dalam pikiran anda? Jawabannya karena memang lebih banyak orang yang memilih untuk berkeluh kesah dan hanya sedikit orang yang mau istiqomah dalam berjuang, berusaha, berupaya dan berikhtiar.

Perjuangan dalam hidup memanglah tidak mudah. Yang sering menjadi kambing hitam peyebab ketidakmudahan dalam perjuangan hidup adalah karena kompetisi dan persaingan hidup serta tingginya beban biaya hidup yang berpengaruh terhadap keuangan dan ekonomi keluarga. Yang namanya perjuangan hidup untuk meraih cita-cita dan harapan masa depan yang cerah tentunya memerlukan pengorbanan, baik itu waktu, tenaga, pikiran, dan uang/materi. Dan tidak ada yang gratis di dalam perjuangan hidup, karena memang tidak ada keberhasilan dan kesuksesan yang diperoleh secara gratis.

Ketidakmudahan dalam perjuangan hidup akan semakin terasa berat apabila tidak adanya keseimbangan. Keseimbangan ini dalam artian seseorang harus mengerahkan semua sumber daya yang ada untuk dipergunakan sebagai bekal, modal dan senjata untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam perjuangan hidup. Dan ingat tidak ada yang mudah dan gratis di dalam perjuangan hidup. Semua perlu pengorbanan.

Manusia adalah makhluk yang sempurna sebagai ciptaan Allah. Tetapi kesempurnaan dalam penciptaannya telah ternodai oleh perbuatan dan perilaku manusia itu sendiri. Di dalam kesempurnaan penciptaannya, Allah telah memberikan sumber daya sebagai bekal, modal dan senjata untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam berjuang, berusaha, berupaya dan berikhtiar, yaitu Lahir dan Batin. Lahir dan Batin inilah yang harus diseimbangkan dalam bentuk ikhtiar yang dikenal dengan Ikhtiar Lahir dan Ikhtiar Batin. Jangan sampai salah satunya lebih mendominasi daripada yang satunya. Karena sudah banyak orang yang menjadi korban karena ketidakseimbangan di dalam ikhtiar lahir dan ikhtiar batin.

Dalam hal ini sudah banyak contoh kasus yang menjadi korban dikarenakan hanya mengutamakan ikhtiar lahir dengan mengabaikan ikhtiar batin. Yang perlu diingat bahwa ikhtiar lahir merupakan hasil dari panca indera. Terutama mata dan telinga. Apa yang terlihat oleh mata dan terdengar oleh telinga sebenarnya tidak sepenuhnya itu benar. Bahkan apa yang terlihat dan terdengar sebenarnya lebih banyak sebagai fatamorgana kehidupan dibandingkan realita kehidupan.

Tentunya anda masih ingat dengan kasus arisan berantai beberapa tahun yang lalu. Banyak sekali korbannya termasuk teman saya yang sampai kehilangan pekerjaan karena berurusan dengan hukum dan pihak berwajib. Dan saya yakin modus arisan berantai tersebut tetap masih ada sampai sekarang ini dalam bentuk dan kemasan yang berbeda. Selain arisan berantai masih banyak lagi modus kasus penipuan yang lain baik itu dalam bidang bisnis dan usaha, kerjasama usaha dan bisnis, jual beli dan yang lainnya.  Untuk itu sertakan ikhtiar batin agar tidak mendapat musibah di dalam berikhtiar lahir.

Di dalam ikhtiar batin pun juga harus berhati-hati, karena di dalam ikhtiar batin banyak juga kasus penipuan. Misalkan saja dalam hal mencari dan memperoleh rezeki/rejeki banyak sekali ditawarkan ilmu cara cepat kaya dalam bentuk ilmu pesugihan instan. Mulai dari uang balik, dana gaib, dana hibah gaib, babi ngepet, pesugihan tuyul, pesugihan kandang bubrah dan lain sebagainya. Sekali lagi perjuangan hidup itu tidak mudah, jadi jangan menambah masalah di dalam ketidakmudahan perjuangan hidup dengan hal-hal yang musyrik dan syirik. Kalau ingin mendapatkan kekayaan caranya dengan bekerja, berdagang, wirausaha, wiraswasta dan cara-cara lain yang halal dan diridhoi Allah. Untuk mendapatkan ridho Allah tentunya harus diimbangi dengan ikhtiar batin.

Ikhtiar lahir dan ikhtiar batin itu saling mengisi. Seperti halnya siang dan malam-malam dan siang. Siang hari untuk ikhtiar lahir dan malam hari untuk ikhtiar batin. Bila kita mampu menyeimbangkan ikhtiar lahir dan ikhtiar batin semua kebutuhan hidup kita dari sisi lahiriah dan batiniah akan terpenuhi, tercukupi dan berlimpah.

Ikhtiar batin sendiri memiliki istilah lain yaitu Laku Batin atau Laku Spiritual. Jika saya mewacanakan laku batin atau laku spiritual bukan berarti ini berhubungan dengan klenik, mistis, tahayul atau sarana berupa jimat, azimat, wafaq/wifiq, buhur ambar, dupa, kemenyan/menyan dan lain sebagainya. Ikhtiar batin, laku batin atau laku spiritual sebenarnya sama sekali tidak berhubungan dan berkaitan dengan  klenik, mistis, tahayul, atau sarana berupa jimat, azimat, wafaq/wifiq, buhur ambar, dupa, kemenyan/menyan dan lain sebagainya. Tanpa itu semua ikhtiar batin, laku spiritual atau laku batin tetap bisa dijalankan dan dikerjakan. Karena ikhtiar batin, laku batin atau laku spiritual di dalam Islam itu adalah murni Hablumminallah atau hubungan antara seorang hamba dengan Allah. Tidak ada selain Allah.

Semoga bermanfaat…

# Di mohon apabila meng-copy dan memuat ulang artikel yang ada di blog ini untuk menyertakan sumber link/tautan artikel atau link blog ini. Hal ini agar bisa menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua.

Sumber  :  Rahasia Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.

Rahasia Aspek Spiritual Untuk Kesuksesan dan Keberkahan

Rahasia Aspek Spiritual Untuk Kesuksesan dan Keberkahan-Ayat Kursi-Sedekah-Shalat Malam-tahajud-dhuha-hajat-doa-puasa-umroh-haji-zakat-infaq-shodaqohBeberapa minggu terakhir ini di media infotainment baik televisi, tabloid dan internet kita disuguhi Headline dengan berita kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur. Dimana permasalahan antara Adi Bing Slamet dan Eyang Subur ini belakangan juga melibatkan artis yang lain. Dari Srimulat ada Tessy, Gogon, Nurbuat, Rohana, dan Mamiek Prakoso, ada pula Unang Bagito dan Dorce Gamalama serta Septian Dwicahyo seniman pantomim.

Kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur tidak seharusnya terjadi apabila seseorang mau laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin Mandiri. Dengan laku spiritual sendiri berupa ikhtiar batin hasilnya akan lebih besar manfaatnya, khasiatnya dan fadilahnya. Baik itu untuk kemudahan dan kelancaran rezeki-rejeki, kelancaran usaha dan bisnis, kesuksesan hidup, keberkahan hidup, kesehatan, kemaslahatan serta nilai pahala di dunia dan di akhirat. Bila seseorang mau laku spiritual sendiri akan terhindar dan jauh dari putus asa, frustasi, stress dan depresi karena menghadapi problema hidup dan persoalan hidup.

Kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur ini membuka mata salah satu fenomena sosial dan budaya yang ada di dalam masyarakat kita yang tidak bisa lepas dari aspek spiritual di dalam hidup. Dimana fenomena sosial dan budaya ini seperti gunung es yang tampak kecil dipermukaan tetapi besar dibawah permukaan. Bukan rahasia lagi apa pun status sosial, status ekonomi dan profesi-nya selalu menyertakan aspek spiritual dalam kegiatan atau aktifitas sehari-hari.  Ada dari artis, pelawak, pejabat, politikus, pengusaha, pedagang, bahkan TKI pun juga tidak lepas dari fenomena aspek spiritual ini. Dan tentunya dengan berbagai maksud dan tujuan dari masing-masing si pelaku tersebut.

Dimana aspek spiritual ini melibatkan profesi tertentu dengan sebutan Guru Spiritual, Penasehat Spiritual, Ajengan, Paranormal, Dukun dan berbagai macam sebutan yang lain untuk di berbagai daerah yang berbeda. Dimana secara keilmuan pun juga beraneka ragam istilah, ada ilmuhikmah, supranatural, metafisika, parapsikologi, okultisme dan lain sebagainya. Tetapi intinya sesuatu yang berkaitan dengan aspek spiritual dalam kehidupan.

Sebenarnya fenomena sosial dan budaya yang berkaitan dengan aspek spiritual ini tidak hanya terjadi pada saat sekarang ini saja. Tetapi sudah terjadi semenjak dari jaman kerajaan dahulu. Dimana raja-raja dahulu juga melibatkan Guru Spiritual dan Penasehat Spiritual di dalam menjalankan roda pemerintahan dan kekuasaan. Bahkan Presiden Soekarno-Bung Karno dan Presiden Soeharto pun tidak  lepas dari aspek spiritual dan laku spiritual di dalam menjalankan roda pemerintahan dan di dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah hal tersebut salah ? Tentu saja tidak ! Karena dibalik kesuksesan dan keberhasilan seseorang selalu ada peran aspek spiritual di dalamnya. Tetapi sangat disayangkan dengan jaman yang penuh dengan kemajuan teknologi seperti sekarang ini banyak orang yang tidak tahu perihal tersebut dan kalau pun tahu sudah jarang yang mau menjalankan laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin mandiri di dalam menjalani hidup. Maunya serba instan dengan simbol-simbol kebendaan seperti jimat, wifik-wifiq, rajah dan yang lainnya sebagai sarananya.

Dari pengalaman saya, saya pribadi lebih suka untuk melakukan laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin secara Mandiri. Karena tidak mengandung resiko dan saya juga bisa merasakan langsung besarnya manfaat, khasiat dan fadilah seperti kemudahan dan kelancaran rezeki-rejeki, kelancaran usaha dan bisnis, kesuksesan hidup, keberkahan hidup, kesehatan dan  kemaslahatan dalam hidup saya. Selain itu saya juga yang paling tahu tentang problema hidup dan persoalan hidup saya dan apa yang saya inginkan dalam hidup saya.

Oleh karena itu siapa pun diri kita saat ini, sebenarnya tidak pernah lepas dari aspek spiritual. Dari awal penciptaan hingga akhirnya meninggal nanti. Kasus Adi Bing Slamet dan Eyang Subur bisa menjadi contoh untuk kita semua, bahwa di dalam mencari solusi untuk persoalan hidup yang menyertakan aspek dan laku spiritual jangan sampai menimbulkan masalah dan kerugian di kemudian hari, baik itu harta atau pun orang-orang yang kita sayangi.

Selama aspek dan laku spiritual itu di dalam prakteknya tidak melanggar syariat dan norma agama serta norma sosial, aspek spiritual mempunyai peranan yang sangat penting untuk kesuksesan hidup di dunia ini dan sebagai bekal di akhirat nanti. Bila kita selalu menyertakan aspek spiritual dalam kehidupan dan aktifitas sehari-hari akan memberikan solusi dan mengentaskan berbagai masalah kehidupan disaat sebuah ikhtiar lahir sudah tidak bisa memberikan jalan keluar. Oleh karena itu alangkah baik dan bijaknya apabila menyertakan aspek spiritual itu dengan laku spiritual sendiri dengan ikhtiar batin secara mandiri..

Semoga bermanfaat…

# Di mohon apabila meng-copy dan memuat ulang artikel yang ada di blog ini untuk menyertakan sumber link/tautan artikel atau link blog ini. Hal ini agar bisa menjadi manfaat dan keberkahan untuk kita semua.

Sumber  :  Rahasia Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.