Ilmu Al Hikmah

Ilmu Al Hikmah-Ilmu Hikmah-riyadhohayatkursi.com-riyadhohayatkursi.wordpress.com-Banyak yang memahami Ilmu Al Hikmah identik dengan Ilmu Kesaktian. Apakah benar seperti itu ? Bila Ilmu Al Hikmah identik dengan ilmu kesaktian tentunya akan mempunyai cabang keilmuan. Ada ilmu pengobatan, ilmu pernapasan, ilmu tenaga dalam, ilmu pelet atau ilmu pengasihan – mahabbah, ilmu terawangan, ilmu kebal, ilmu meraga sukma, ilmu panglimunan dan masih banyak ilmu-ilmu yang lain berdasarkan kegunaan dan tujuannya.

Dari cabang ilmu kesaktian diatas banyak sekali nama-namanya. Ada yang bernama ajian bandung bondowoso, ajian lembu sekilan, ajian semar mesem,  ajian jaran goyang, ajian rawarontek – rawa rontek, ajian sanggara macan, ajian kere wojo – kere waja, kulhu geni, kulhu sungsang, kulhu balik, kulhu sepuh dan masih banyak nama-nama ilmu kesaktian. Dimana ilmu kesaktian ini juga biasa disebut dengan Ilmu Kasepuhan.

Di dalam menjalani hidup kita semua tentunya ingin selalu mendapat kemudahan, kelancaran, keberkahan, keberlimpahan dan keselamatan di dalam setiap apa yang menjadi hajat dan keinginan. Baik itu tentang rezeki-rejeki, usaha, bisnis, perdagangan, pekerjaan, rumah tangga, hubungan suami istri dan masih banyak yang lainnya.

Tetapi apakah kita harus mempelajari dan menguasai sekian banyak ilmu kesaktian diatas agar bisa mudah, lancar, berkah, berlimpah dan selamat di dalam menjalani hidup ? Tentunya dengan berbagai macam syarat dan ketentuan berlaku di dalam setiap cabang masing-masing ilmu diatas. Bila demikian halnya berapa banyak waktu yang akan dihabiskan untuk mengamalkan sekian banyak keilmuan tersebut ?

Untuk saya pribadi Ilmu Al Hikmah lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan ilmu kesaktian itu sendiri. Karena Ilmu Al Hikmah adalah ilmu yang tidak saja untuk bekal atau pegangan di dunia saja tetapi juga untuk bekal menuju akhirat. Sebagai bakal pegangan di dunia Ilmu Al Hikmah bisa untuk mengatasi masalah tanpa masalah mencakup seluruh hajat hidup dan kemaslahatan hidup. Jika berbicara tentang Ilmu Al Hikmah tentunya tidak lepas dari sebuah amalan.

Bila ingin mendapatkan kemudahan, kelancaran, keberkahan, keberlimpahan dan keselamatan di dalam menjalani hidup di dunia ini harus mempunyai amalan. Apakah itu wajib ? Ya..! Berapa banyak ? Cukup Satu Amalan Untuk Sejuta Hajat.

Dimana dengan satu amalan sudah bisa untuk mengatasi masalah tanpa masalah sebagai bekal atau pegangan di dalam menjalani hidup di dunia ini dan bekal untuk menuju akhirat. Apa mungkin hanya dengan satu amalan saja bisa untuk mengatasi semua masalah yang ada dalam hidup ? Bisa..! Tinggal mau atau tidak untuk mengamalkannya.

Hidup tidak hanya sesuatu yang kasat mata atau apa yang bisa dilihat dan ditangkap oleh indera penglihatan, tetapi ada hal-hal yang bersifat ghaib/gaib atau tidak terlihat. Demikian juga dengan semua masalah dalam hidup tidak semua disebabkan oleh sesuatu yang kasat mata. Tetapi ada juga yang disebabkan oleh sesuatu yang tidak kasat mata atau ghaib/gaib, baik itu dalam hal rezeki, usaha, bisnis, ekonomi, pekerjaan, jodoh, rumah tangga dan lain sebagainya.

Dan masalah hidup yang tidak kasat mata atau ghaib ini bisa dari diri sendiri, orang lain atau makhluk ghaib. Untuk itulah saya sampaikan bahwa setiap pribadi harus mempunyai suatu amalan sebagai bekal, pegangan hidup dan perlindungan diri. Dan cukup hanya dengan Satu Amalan Untuk Sejuta Hajat.

Semoga bermanfaat…

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.

Ilmu Hikmah Tidak Perlu Di Cari

Yang saat ini sedang berburu atau belajar ilmu hikmah tentunya akan bingung membaca judul diatas. Ilmu hikmah memang bisa dipelajari, tetapi ilmu hikmah juga seperti halnya ilmu yang lain perlu waktu untuk mendapatkan dan mahir di dalam menguasainya. Untuk mendapatkan ilmu hikmah memang ada dengan cara cepat atau instan dengan di bantu oleh seorang guru atau pelatih untuk membuka beberapa titik simpul di badan. Cara instan yang lain dengan cara isian atau transfer energi dari seorang guru kepada sang murid. Dengan cara dibuka atau cara isian, sang murid tetap saja di minta untuk berlatih setelahnya dengan latihan pernafasan atau pun untuk mewiridkan sebuah doa.

Banyak sekali istilah keilmuan dalam ilmu hikmah, yaitu ilmu pernafasan, ilmu tenaga dalam, ilmu terawangan, ilmu meraga sukma, ilmu metafisika, ilmu sakti, ilmu khodam, ilmu supranatural, ilmu laduni-ladunni, ilmu kebal dan ilmu kekebalan, ilmu pelet, ilmu pengasihan, ilmu penglaris, ilmu kaya dan ilmu kekayaan, ilmu gendam, ilmu hipnotis, ilmu makrifat/ma’rifat, ilmu batin dan ilmu kebatinan, ilmu kasyaf dan masih banyak lainnya.

Buat saya pribadi untuk ilmu hikmah tidak perlu untuk dicari, tetapi ilmu hikmah bisa datang sendiri. Koq bisa datang sendiri ? Setiap orang pasti pernah mengalami kejadian seperti ini, yaitu pada saat mencari sesuatu entah itu buku, kunci mobil atau motor, baju, celana atau benda lainnya tetapi tidak ditemukan. Tetapi pada saat tidak dicari atau diperlukan ternyata justru ditemukan dengan tidak sengaja.

Sama seperti halnya ilmu hikmah, dulu saya suka sekali mendatangi guru-guru ilmu hikmah untuk belajar. Tetapi selama itu saya belum pernah mendapatkan apa yang saya cari. Saya masih ingat apa yang disampaikan oleh KH. Maksum Jauhari (Gus Maksum) pada saat saya bertanya tentang Riyadhoh Ayat Kursi berkaitan dengan ilmu hikmah. Beliau berkata, “ Tidak usah dicari, kalau jodoh akan datang sendiri.” Di dalam ilmu hikmah ada yang dinamakan dengan “ jiwa mencari jiwa “. Tanpa di cari, di minta atau pun dipelajari ilmu hikmah bisa datang dengan sendirinya.

Dulu di awal-awal saya mengamalkan Riyadhoh Ayat Kursi, saya mempunyai kemampuan dua dari istilah ilmu hikmah diatas. Kemampuan itu saya miliki tanpa saya pelajari dan tanpa saya minta. Awal saya memiliki kemampuan tersebut pun saya tidak menyadari. Karena saya pikir itu adalah kejadian yang bersifat kebetulan saja. Setelah saya menyadari, kemudian saya berdoa agar kemampuan tersebut diambil kembali oleh Allah. Karena kemampuan tersebut bukan tujuan saya di dalam menjalankan Riyadhoh Ayat Kursi. Dan Alhamdulillah kemampuan tersebut sudah tidak saya miliki lagi. Sedari awal tujuan saya di dalam menjalankan Riyadhoh Ayat Kursi hanya memohon Ridho dan Maunah Allah agar hidup saya selalu penuh berkah. Jika hidup penuh berkah, maka segala sesuatunya akan menjadi mudah dan lancar. Sehingga hidup menjadi berlimpah dengan segala nikmat dan Rahmat dari Allah.

Ada kejadian di tahun 2008, pada saat saya melakukan perjalanan luar kota di sebelah tempat duduk saya ada seorang pria, tak lama kemudian saya dan pria tersebut terlibat obrolan santai. Sampai kemudian Pria tersebut bercerita bagaimana Allah mengabulkan doa-nya untuk bisa naik haji. Sementara bila ditinjau dari penghasilan dia sebagai seorang penjual mie ayam keliling sangat tidak memungkinkan. Doa pria tersebut terkabul semenjak rajin menjalankan sholat tahajud setiap malam dengan satu wirid yang selalu diamalkan. Selain itu setiap pagi juga selalu sholat dhuha. Sampai suatu ketika Allah memberikan kemampuan pada pria tersebut ilmu pengobatan. Dari hasil mengobati itulah akhirnya dia bisa menabung dan naik haji.

Dan yang membuat saya kagum adalah dia tetap berjualan mie ayam di siang hari hingga sore hari dengan tidak berkeliling lagi seperti dulu, tetapi sudah mempunyai tempat tetap untuk berjualan mie ayam. Baru setelah selesai sholat maghrib dia menerima pasien. Hasil berjualan mie ayam dipergunakan untuk memberi nafkah pada keluarga, sedangkan hasil mengobati di tabung hingga akhirnya bisa untuk biaya naik haji bersama sang istri.

Pada saat mau berpisah pria tersebut memberi saya catatan di kertas bekas pembungkus rokok sambil berpesan kalau mau amalan tersebut kirim saja email ke alamat email tersebut. Pada saat saya membaca alamat email yang tertulis, saya pun tersenyum. Karena saya tidak mungkin mengirim email ke alamat email saya sendiri. Saya pun mengucap syukur Alhamdulillah pada Allah atas terkabulnya doa pria tersebut.

Dan seperti itulah salah satu cara Rahasia Allah di dalam mengabulkan doa hamba-Nya……

Semoga bermanfaat…

Man Jadda Wa Jada ; Barang siapa bersungguh-sungguh pasti berhasil !

Bagikan tulisan ini kepada teman – teman anda melalui Twitter, Facebook dan Email.

Sumber : Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi